Selasa, 27 Desember 2016

Pengertian, Cara Membaca dan Contoh Mad Badal

Pengertian, Cara Membaca dan Contoh Mad Badal

Pengertian Mad Badal

Mad Badal ini juga termasuk dari 13 bagian dari Mad Far’i dimana pada pertemuan huruf-hurufnya sama dengan huruf pada Mad Thobi’i, dan mungkin sebagian orang menganggap ini disebut-sebut sebagai hukum dari Mad Thobi’i, padahal itu tidak.

Sebelumnya kita pernah menyinggung pembahasan tentang hukum Mad Jaiz Munfashil bahwanya huruf hijaiyah ALIF yang ada pada mushaf Al-Qur’an standar Indonesia memiliki banyak sekali istilah. Dan salah satu dari sekian contohnya yaitu Alif yang disebut sebagai hukum dari Mad Badal.

Cara paling mudah untuk memudahkan kita dalam memahami dan mengingat hukum Mad Badal yaitu dengan paham terlebih dahulu tentang hukum dari Mad Thobi’i, setelah menguasainya, maka jika terdapat huruf Alif maka hukumnya bukan Mad Thobi’i, tetapi Mad Badal.

Panjang Mad Badal

Mengenai berapakah panjang bacaan dari Mad Badal ini, ada sedikit perbedaan antara Qira’at Imam Hafhs dan Imam Warsyih, seperti pada penjelasan di bawah ini.

Huruf hijaiyah Alif yang berfungsi sebagai hukum Mad Badal yang berlaku untuk Al-Qur’an standar Indonesia yaitu :

Mad Badal Mushaf Standar Indonesia

Sementara pada Al Qur’an keluaran Arab Saudi (Timur Tengah) tidak terdapat huruf hijiayah seperti yang ada pada gambar di atas. Coba bandingkan dengan gambar huruf di bawah ini dan ini merupakan huruf Mad Badal yang biasa ada pada mushaf  versi Timur Tengah.

Mad Badal Mushaf Timur Tengah

Jika dilihat dari bentuk huruf pada mushaf Al-Qur’an versi Timur Tengah, maka yang dimaksud dengan Mad Badal sebenarnya adalah huruf hijaiyah Hamzah atau Hamzah-Alif atau bisa disebut sebagai pergantian dua buah huruf hamzah yang bertemu dalam satu kata.

Awalnya, Al-Qur’an standar Indonesia masih mempunyai huruf hijaiyah Hamzah-Alif  ( إ ), namun sekarang sudah distandarisasikan menjadi huruf Alif. Hal ini tentu saja menjadikan kesamaan antara huruf hijaiyah Alif sebagai sebuah huruf yang berharakat [fathah, dhammah dan kasrah], Alif yang berfungsi sebagai hukum dari Mad Badal, sekaligus huruf yang berfungsi sebagai pembentuk dari hukum Mad [panjang bacaan] maupun washal [penghubung kata/kalimat dalam Al-Qur’an].

Jika bisa disimpulkan maka tak mengherankan, apabila ada yang menganggap bahwasanya huruf Alif yang terdapat dalam hukum Mad Badal di Negara Indonesia ini sama dengan huruf hijaiyah Hamzah di Negara Arab Saudi.

Cara Membaca Mad Badal

Seperti yang kita ketahui, Badal memiliki arti ganti. Makna ganti disini adalah merujuk pada rumusan Tajwid pada mushaf terbitan Timur Tengah.

Mad Badal adalah perpanjangan suara pada huruf hijaiyah Hamzah, sebagai pengganti atau badal untuk huruf hijaiyah Hamzah yang sengaja dihilangkan, yaitu :
  • Perpanjangan bacaan pada huruf hijaiyah Hamzah berharakat Fathah ketika ketemu dengan huruf hijaiyah Hamzah Sukun ( ءَا ) yang asalnya adalah  ءَأ
  • Perpanjangan bacaan pada huruf Hamzah yang berharakat Dhammah ketika ketemu dengan huruf hijaiyah Waw Sukun ( أُو )  yang asalnya adalah أُؤ
  • Perpanjangan bacaan pada huruf Hamzah yang berharakat Kasrah ketika ketemu dengan huruf hijaiyah Ya Sukun ( إِي )  yang asalnya adalah إِئ
Sehingga bisa diklarifikasikan cara membaca Mad Badal ini seperti bacaan Mad Thobi’i.

Contoh Bacaan Mad Badal

Untuk lebih jelasnya, disini saya akan memberikan contoh Mad Badal dengan mushaf standar Indonesia dan juga mushaf terbitan Timur Tengah.

1. Surat Adh-Dhuha ayat 4

Contoh Mad Badal pada Surat Adh Dhuha

2. Surat Al-Ghasiyah ayat 5

Contoh Mad Badal pada Surat Al Ghasiyah

Artikel Terkait

Salah satu santri TPQ Rahmatul Ihsan yang ingin berbagi pengetahuan di dunia maya.

Tambahkan komentar Anda
EmoticonEmoticon